Timnas Indonesia Jalani Laga Hidup-Mati Kontra Myanmar di Grup C SEA Games 2025
TIMES Tuban/Ivar Jenner (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Filipina Javier Alessandro Mariona (kiri) pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium. (ANTARA/Nova Wahyudi)

Timnas Indonesia Jalani Laga Hidup-Mati Kontra Myanmar di Grup C SEA Games 2025

Tiga poin dari Myanmar menjadi harga mati. Hasil imbang atau kekalahan akan memastikan langkah Garuda Muda terhenti di fase grup.

TIMES Tuban,Jumat 12 Desember 2025, 14:45 WIB
671.8K
A
Antara

JAKARTATimnas Indonesia menghadapi penentuan nasib di laga terakhir Grup C SEA Games 2025. Myanmar menjadi lawan krusial di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025) malam. Kemenangan menjadi satu-satunya jalan bagi Garuda Muda untuk menjaga peluang melaju ke semifinal.

Situasi di klasemen masih memberi ruang bagi Indonesia untuk bersaing memperebutkan satu tiket terakhir dari jalur runner-up terbaik. Hasil pertandingan Grup B sehari sebelumnya—Vietnam menang 2-0 atas Malaysia—membuat persaingan berubah.

Malaysia tertahan di posisi runner-up dengan peluang yang belum sepenuhnya aman. Jika Indonesia mampu menaklukkan Myanmar, posisi Malaysia bisa tergeser.

Indonesia saat ini belum mengantongi poin setelah kalah 0-1 dari Filipina pada laga pembuka. Tiga poin menjadi harga mati. Hasil imbang atau kekalahan akan memastikan langkah Garuda Muda terhenti di fase grup.

Indra Sjafri Siapkan Formasi Baru

Pelatih Indra Sjafri diperkirakan melakukan perubahan signifikan pada susunan pemain. Saat menghadapi Filipina, Indonesia tampil dengan tiga bek—Kadek Arel, Muhammad Ferarri, dan Dion Markx. Skema tersebut dinilai tidak optimal karena membuat alur serangan tersendat.

Perubahan dilakukan pada menit ke-58 ketika Tony Firmansyah masuk menggantikan Dion. Pergantian ini membuat tempo permainan meningkat meski Indonesia tetap gagal mencetak gol. Melihat evaluasi tersebut, Indra diprediksi kembali ke formasi empat bek untuk menambah intensitas serangan.

Cahya Supriadi tampaknya masih menjadi pilihan utama di bawah mistar. Duet Ferarri dan Kadek Arel berpeluang mengisi posisi bek tengah, dengan Dony Tri Pamungkas dan Raka Cahyana mengisi sisi sayap pertahanan sekaligus menjadi tumpuan serangan dari kedua flank.

Di lini tengah, kombinasi Ivar Jenner dan Rivaldo Pakpahan menjadi opsi yang paling stabil dalam pola 4-2-3-1. Tony Firmansyah berpotensi dimainkan sebagai pengatur serangan. Sementara itu, sektor sayap dapat diisi Rafael Struick dan Rayhan Hannan untuk mendukung Mauro Ziljstra sebagai ujung tombak.

Catatan Pertemuan Menguntungkan Indonesia

Rekam jejak pertemuan kedua tim dalam tiga edisi terakhir SEA Games memberi angin positif bagi Indonesia. Garuda Muda menang 3-1 pada 2017, unggul 4-2 pada 2019, dan berpesta gol 5-0 pada 2023—tahun ketika Indonesia keluar sebagai juara.

Untuk kembali melangkah ke semifinal, kemenangan dengan selisih besar akan semakin mengamankan posisi Indonesia. Jika berhasil lolos, Garuda Muda dijadwalkan bertemu tuan rumah Thailand pada Senin (15/12/2025) pukul 20.00 WIB. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Antara
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tuban, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.